Ciri-ciri Rumah Yang Sehat

Berikut ini informasi singkat mengenai rumah yang sehat diantaranya :


Ventilasi

Rumah yang sehat harus memiliki ventilasi yang baik. Seperti yang kita ketahui bahwa ventilasi adalah tempat terjadinya sirkulasi udara dari dalam dan luar ruangan rumah anda. Sehingga setiap ruangan di rumah anda nantinya harus diberikan Ventilasi atau jendela supaya alur sirkulasi udara yang baik dan lancar merupakan syarat utama sebuah rumah agar kualitas udara disetiap ruangan tetap segar dan baik untuk kesehatan penghuni rumah.

Menurut beberapa sumber bahwa ventilasi terdiri dari dua yaitu ventilasi alami dan buatan. Apakah anda sudah mengetahuinya? Mari saya jelaskan secara singkat tentang kedua ventilasi ini sebagai syarat rumah yang sehat.


  • Ventilasi Alami didasarkan pada tiga kekuatan, yaitu : daya difusi dari gas-gas, gerakan angin dan gerakan massa di udara karena perubahan temperatur. Berdasarkan ketiga kekuatan itu maka Selain melalui jendela, pintu dan lubang angin, ventilasi pun dapat diperoleh dari pergerakan udara sebagai hasil sifat poros dinding ruangan, atap dan lantai.



  • Sedangkan ventilasi buatan tentunya menggunakan tenanga listrik untuk menggerakan mesin elektronik bisa kipas atau exhaust fan yang bisa mengeluarkan udara dari dalam ruangan ke luar atau sebaliknya dari luar kedalam sehingga udara di dalam akan terus baru.



  • Ukuran yang disarankan untuk ventilasi ini ada dua. Ventilasi yang tetap harus memiliki ukuran minimal 5 % dari ukuran lantai ruangan dan ventilasi insidentil (dapat dibuka dan ditutup) juga minimal 5% sehingga ukuran total dari ventilasi tersebut adalah 10% dari ukuran lantai. Hayo silahkan cek lagi desain rumah atau kondisi rumah anda saat ini.


Pencahayaan Atau Cahaya

Rumah yang sehat juga harus memiliki pencahayaan yang cukup bagus. Cahaya yang cukup pada setiap ruangan, maka kondisi kesehatan mata dapat terjaga. Secara teori pencahayaan yang baik untuk rumah yang sehat  baik cahaya alam (sinar matahari) maupun cahaya buatan (lampu) harus memenuhi syarat sebesar 60 – 120 lux.


Kelembaban Ruangan

Yang tidak kalah penting dari diatas yang menjadi penentuk rumah yang anda tempati adalah nyaman dan sehat yaitu kelembaban ruangan. Kelembaban udara terdiri dari dua jenis. Kelembaban mutlak dan kelembaban relatif. Ruangan tidak terlalu lembab, kelembapan ruangan dapat menyebabkan berkembang biaknya bakteri atau kuman di ruangan yang tentu dapat mengganggu kesehatan.

Menurut indikator pengawasan perumahan, kelembaban udara yang memenuhi syarat kesehatan dalam rumah adalah 40-70 % dan kelembaban udara yang tidak memenuhi syarat kesehatan adalah < 40 % atau > 70 % loh.

Selain beberapa diatas, anda juga harus memperhatikan hal-hal berikut ini. Hal ini juga perlu menjadi perhatian serius anda sebelum membangun atau membeli rumah: 


  • Material/ bahan bangunan yang tidak mengganggu kesehatan, beberapa material bangunan yang dapat mengganggu kesehatan sebaiknya dihindari untuk digunakan dengan cara memilih alternative material lain yang lebih sehat misalnya dinding rumah dengan finishing wallpaper atau batu alam akan lebih sehat jika dibanding dengan manggunakan lapisan cat dinding meskipun semua material tersebut termasuk syarat rumah yang baik.


  • Jarak septictank  dan tempat pembuangan sampah minimal 10 m dari sumur atau sumber air rumah tangga, hal ini untuk menghindari pencemaran sumber air akibat resapan air septictank yang kotor dan tidak baik untuk kesehatan.

Leave a Reply